Ini bukan terkait menebak. Price action yaitu suatu bahasa. Tiap-tiap candlestick, tiap pucuk, dan tiap lembah ceritakan suatu cerita terkait pertempuran di antara konsumen serta penjual. Dengan pelajari “gaya bahasa”-nya, Anda dapat mengenali setup-setup trading dengan kemungkinan tinggi. Artikel berikut bakal membedah tiga setting price action unggulan sebagai dasar buat banyak trader professional.
Dasar Penting: Kerangka Yakni Semuanya dalam Price Action
Sebelumnya kita mengulas setting detil, ada satu dasar yang perlu dimengerti: suatu skema candlestick tunggal, seperti pin bar, tidak mempunyai makna apapun kalau dia berada di tengahnya diagram yang kosong. Kebolehan sebuah signal price action hadir dari kondisi atau tempat di mana dia tampak.
Seseorang trader price action ialah seorang pemburu area. Mereka dengan sabar menanti harga masuk “zone berharga tinggi” saat sebelum cari signal untuk tembak. Zone-zona ini yaitu tempat di mana reaksi harga kemungkinan bakal terjadi, contohnya:
Tingkat Dukungan dan Resistance horizontal yang kuat.
Garis trend (Trendline) naik atau turun.
Tingkat Fibonacci Retracement kunci (semisalnya 50% atau 61.8%).
Setting yang bisa kita ulas berikut di bawah ini jadi benar-benar kuat sewaktu dia terjadi cocok di satu diantara zone kunci itu.
Tiga Setting Unggulan dalam Trick Forex Price Action
Silahkan kita bedah tiga setting yang dapat jadi tulang punggung dari struktur trading Anda.
- Setting Penampikan Pin Bar di Tingkat Kunci (The Pin Bar Rejection)
Pin bar yaitu candlestick dengan tubuh (bodi) yang kecil serta sumbu (wick) yang benar-benar panjang di satu segi. Sumbu yang panjang ini ceritakan kejadian penampikan harga yang kuat.
Anatomi Setting:
Analisa Kerangka: Anda udah mengidentifikasi sebuah tingkat resistance yang kuat di diagram H4.
Nanti Perbuatan Harga: Harga naik serta mengetes tingkat resistance itu.
Tanda Tampil: Sebuah Bearish Pin Bar terbuat. Dia punya sumbu atas yang panjang yang “menyerang” ke atas tingkat resistance, tapi harga penutupannya kembali jauh di bawah, memperlihatkan jika konsumen coba tembus ke atas tapi tertolak {} amat kuat oleh penjual.
Ketentuan Trading:
Entry: Membuka posisi Jual (Sell) sehabis candlestick Pin Bar itu usai tercipta (ditutup).
Setop Loss: Taruh Setop Loss sejumlah pips di atas titik paling tinggi dari sumbu Pin Bar.
Take Keuntungan: Menargetkan tingkat dukungan berarti selanjutnya, atau pakai rasio Risk/Penghargaan sekurang-kurangnya 1:2.
(Aturan yang persis sama berlaku kebalikannya untuk Bullish Pin Bar di tingkat dukungan guna signal Membeli).
- Setting Perubahan Momen Engulfing Candle
Skema Engulfing merupakan signal yang paling kuat yang tunjukkan perubahan kesempatan baik yang mendadak serta memastikan. Terbagi dalam dua lilin, di mana lilin ke-2 “menelan” semuanya tubuh lilin awal mulanya yang terbalik arah.
Anatomi Setting:
Analisis Skema: Harga lagi dalam trend turun dan kerjakan revisi naik ke arah suatu tingkat resistance minor.
Nanti Tindakan Harga: Suatu candlestick bullish kecil terwujud, perlihatkan kesambungan revisi.
Tanda Tampil: Candlestick seterusnya yaitu sebuah Bearish Engulfing Candle yang lebih besar. Tubuh candlestick bearish ini dibuka semakin tinggi dari penutupan candle bullish awalnya serta ditutup lebih rendah dari pembukaan candle bullish itu, dengan efektif “menelannya”. Ini pertanda penjual udah kembali dengan kebolehan penuh.
Peraturan Trading:
Entry: Membuka posisi Jual (Sell) seusai candlestick Engulfing itu ditutup.
Setop Loss: Letakkan Setop Loss sejumlah pips di atas titik paling tinggi dari skema Engulfing (ialah titik paling tinggi dari candlestick bearish).
Take Keuntungan: Menargetkan titik paling rendah ayunan harga (swing low) awal mulanya, atau pakai rasio Risk/Penghargaan 1:2.
(Aturan yang masih sama berlaku kebalikannya buat Bullish Engulfing Candle di tingkat dukungan buat isyarat Membeli).
- Setting Penggabungan Inside Bar Breakout
Inside Bar ialah skema yang memperlihatkan kurun istirahat atau koalisi. Ini yakni tanda jika pasar sedang “menyatukan tenaga” sebelumnya melaksanakan gerakan besar selanjutnya.
Anatomi Setting:
Analisa Skema: Pasar baru-baru ini merasakan gerakan trend yang kuat dan saat ini mulai melamban.
Isyarat Ada: Tercipta suatu candlestick besar, yang disebut “Mother Bar”. Candlestick selanjutnya (atau sejumlah candlestick seterusnya) punyai bentang (dari high ke low) yang seutuhnya ada pada bentang Mother Bar. Berikut ini yang dikatakan “Inside Bar”.
Peraturan Trading:
Ini yakni kiat breakout.
Entry: Taruh dua pending order: suatu Buy Setop sejumlah pips di atas titik paling tinggi (high) dari Mother Bar, dan suatu Sell Setop sejumlah pips di bawah titik terpaling rendah (low) dari Mother Bar.
Setop Loss: Demikian salah satunya order terpacu (semisalnya, Buy Stop), order yang terbalik (Sell Setop) dengan otomatis menjadi tingkat Setop Loss Anda. Selekasnya gagalkan order yang tak terpacu itu.
Take Keuntungan: Pakai langkah “measured move” dengan memproyeksikan tinggi dari Mother Bar dari titik breakout, atau menargetkan rasio Risk/Penghargaan 1:2.
Ikhtisar: Price Action Merupakan Keahlian, Bukan Prosedur Mekanis
Selanjutnya, strategi forex price action bukan sekedar mengingat skema candlestick. Ini ialah mengenai meningkatkan ketrampilan untuk membaca narasi yang berjalan di pasar. Ini ialah mengenai mendalami konteks—di mana kita ada dalam mode yang tambah besar—dan selanjutnya dengan sabar menanti isyarat kemungkinan tinggi tampil di area yang akurat.
Membuka diagram bersih di terapan trading Anda dan awali latihan. Latih mata Anda untuk mengenali ke-3 setting unggulan ini di data harga monumental. Kian kerap Anda melakukan, bertambah terasah insting dan kebolehan Anda untuk “dengerin” apa yang mencoba disebut oleh pasar. Dengan kuasai bahasa harga, Anda akan miliki keunggulan yang tidak akan bisa disodori oleh sinyal lagging mana saja.
Please login or Register to submit your answer